Search
Close this search box.
Rakyat Sulawesi Jasa Pembuatan dan penayangan Artikel berita Seo

Jukir Liar dan Perumda Parkir Kota Makassar Masih Jadi PR

Jukir liar adalah Juru Parkir Liar yang hingga kini masih menjadi pekerjaan Rumah Perumda Parkir Kota Makassar.  Persoalan ini sudah merupakan persoalan lama di Kota Makassar yang belum bisa teratasi secara maksimal. Sebagai mana yang nampak secara nyata di lapangan dan dapat diartikan berbading terbalik dengan sejumlah informasi yang tersaji di dunia maya.

Meski melalui telepon whatsapp Humas Perumda Parkir Makassar, Asrul, telah menegaskan, bahwa Jukir Liar di Kota Makassar sudah tidak ada, tapi seakan pernyataan itu blunder, jika dilihat dari sejumlah berita dan aksinya dalam memerangi jukir liar di Kota Makassar. Contohnya pada berita PD Parkir Makassar Sebut Tarif Rp 30 Ribu di Senggol Dipasang Jukir Liar , ini adalah jawaban bahwa jukir liar di Kota Makassar masih ada.

Jika memang jukir liar sudah tidak ada, mengapa Perumda Parkir Makassar masih melakukan razia jukir liar sebagaimana sejumlah berita pada pencarian google terkait jukir liar. Apakah ini semata hanya kemitraan media demi menghabiskan anggaran titipan rakyat?, jika dilihat dari manfaatnya belum lagi didominasi dari berita plagiat yang sangat diharamkan di dunia jurnalis apalagi tanpa mencantumkan sumber aslinya.

Berikut Berita terkait: PD Parkir Makassar Sebut Tarif Rp 30 Ribu di Senggol Dipasang Jukir Liar

Dilansir dari Detik Sulsel – PD Parkir Makassar Raya telah melakukan penelusuran terkait juru parkir (jukir) di Pasar Senggol Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), yang memasang tarif Rp 30 ribu untuk mobil. PD Parkir menyebut tarif tidak wajar itu dipasang oleh jukir liar.

“Tim TRC (tim reaksi cepat) sudah cek, ini jukir liar yang minta Rp 30 ribu,” kata Direktur Utama (Dirut) PD Parkir Makassar Raya Yulianti kepada detikSulsel, Rabu (10/4/2024).

Yulianti menyebut di sekitar Pasar Senggol pihaknya hanya memiliki 3 jukir resmi. Mereka menggunakan rompi dan Id card ketika bertugas.

“Ada 3 orang kalau tidak salah. Mereka pakai rompi oranye dan Id card. Lokasinya di dekat Mandiri setelah jembatan kalau dari arah Kakaktua,” terangnya.

Dia mengaku punya sistem untuk mengecek identitas jukir di setiap titik parkir. Sehingga, saat ada aduan pihaknya bisa langsung melakukan deteksi dini.

“Ini (ada) maps system yang kami pakai di PD Parkir. Jadi bisa segera dipantau kalau ada aduan,” bebernya.

Sebelumnya diberitakan, insiden itu terjadi di sekitar Pasar Senggol Makassar pada Selasa (9/4) malam. Kejadian itu kemudian viral di media sosial.

Dalam narasi viral disebutkan bahwa jukir meminta tarif Rp 30 ribu untuk mobil. Sementara dalam video beredar, tampak seorang jukir sedang menagih tarif parkir kepada pengendara mobil.

Momen itu direkam oleh salah seorang wanita di dalam mobil yang mempertanyakan mengapa tarif parkir mencapai Rp 30 ribu.

“Kenapa barusan sekali 30 (Rp 30 ribu) ini parkirannya?,” tanya wanita dalam mobil.

“Kenapa langsung 30, we kenapa langsung 30?,” timpal wanita lain di dalam mobil.

Berita Terkait Lainnya

Dinas PU Makassar
Kontainer Digembok, Warga Butung Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Perumda Parkir Makassar Raya: Jukir Tidak Ditarget Dengan Karcis
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Perumda Parkir Makassar: Terkait Jukir Liar dan Raibnya Helm Dinas TNI di Pasar Sentral
Temukan Manfaat Centella Asiatica yang Jarang Diketahui
Panduan Lengkap: Jumlah Tulang Rusuk dan Kepentingannya
Tanri Abeng Meninggal Dunia, JK: Almarhum Teman Sekolah Saya Semasa di Makassar
Cristiano Ronaldo Ungkap Trik Tetap Bugar sampai Bisa Tampil di 6 Edisi Piala Eropa
Asripan Nani Lantik Pengurus BAZNAS Kotamobagu Periode 2023-2028
Resmi! La Ode Darwin Diusung Partai NasDem Tarung Pilkada Mubar 2024
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Dapat Dukungan Parpol, Calon Bupati Sumarling Majja Pastikan Tarung Pilkada Kolaka Utara 2024-2029 
05-31-24_GHIW_Villa-Patio-Rendering__thumbnail_2-1
Tepis Isu yang Beredar, La Ode Asrafil: Saya Tetap Solid Bersama Bachrun Labuta di Pilkada Muna
9 Rekomendasi Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, Solusi Terbaik untuk Masalah Tulang dan Cedera
Partai Perindo Berikan Surat Tugas ke Yudhianto Mahardika Maju Cawalkot Kendari
Intur-2024-PC-1
Festival Indonesia Bertutur Digelar Agustus 2024
simkel
Jadwal dan Lokasi SIM Corner Sleman Terbaru Bulan Juni 2024, Cek Syarat Perpanjangan di Sini
krl
Jadwal KRL Jogja-Solo Terbaru Bulan Juni 2024, Cek Infonya di Sini
Hotel-Exterior-1
Nostalgia Gedung Hotel Kolonial Tua di Jakarta
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Dinas PU Makassar
Dinas PU Makassar
Kontainer Digembok, Warga Butung Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
Kontainer Digembok, Warga Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"