Search
Close this search box.

Tahanan Kasus Judi Polres Bantaeng Tewas

Table of Contents

Bantaeng | Rakyat Sulawesi, Irfan Mahadi, juga dikenal sebagai Dandi, seorang penduduk desa Rappoa, Kecamatan Pajukukang, Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, dinyatakan tewas saat  perjalanan dari Polres Bantaeng, untuk mendapatkan bantuan medis.

Pada hari Jumat, 7 Juni 2019 sekitar jam 4:00 sore, seorang narapidana di Polres Bantaeng dinyatakan meninggal di Rumah Sakit Bantaeng, Jumat (7/6).

Kejadian bermula ketika Seorang tahanan di polres Bantaeng berteriak minta tolong, berniat memberi tahu petugas untuk melihat kondisi tahanan jika Irfan Mahadi tiba-tiba kesulitan bernapas dan kejang-kejang.

Setelah mendengar teriakan minta tolong dari dalam tahanan, penjaga piket dengan sigap memeriksa tahanan dan menemukan Irfan dalam keadaan sesak napas (mendengkur).

Petugas  telah berusaha membangunkan Irfan dengan mengayun-ayunkan tubuhnya, tetapi tidak berhasil sampai ia menghubungi Unit Kesehatan Polisi Bantaeng guna melakukan pemeriksaan. Irfan dibawa ke rumah sakit Bantaeng.

Setibanya di rumah sakit, Irfan dinyatakan meninggal dan Polres Banteang melalui Wakapolres Bantaeng mengirimkan berita duka kepada keluarga.

Hasil pemeriksaan dari Unit Dokkes Kepolisian Bantaeng dan Tim Identifikasi dari Tim Investigasi Kriminal Kepolisian Bantaeng serta diperkuat pemeriksaan et-refertum Rumah Sakit Dr. Anwar Makkatutu Kab. Bantaeng di tubuh tahanan tidak mengungkapkan tanda-tanda kekerasan fisik.

Dari informasi menjelaskan  bahwa, selama penahanannya di Polres Bantaeng, unit Klinik Kesehatan Polisi Bantaeng memverifikasi kesehatan semua tahanan secara rutin. Selama verifikasi terakhir pada hari Senin, 3 Juni 2019, Irfan tidak mengeluh sakit, bahkan tekanan darahnya cukup normal.

Irfan Mahadi menjalani masa penahanan di Kepolisian Daerah Banteang untuk kasus-kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika dan kasus perjudian berdasarkan Nomor Penahanan: Sp. Han / 53 / VI / 2019 / Reskrim, 1 Juni 2019.

Menurut  keluarga korban Irwan memilikiDarkim, menuturkan bahwa adiknya (Irfan) memiliki riwayat penyakit liver, penyakit jantung dan hepatitis.

Irfan menderita li stadium 4 dan dirawat di rumah sakit untuk waktu yang lama,” kata Irwan Darkim kepada penyidik.|www.rakyatsulawesi.com

| Sumber: Matarakyatmu

Rekomendasi Hotel di Kaliurang Jogja
Villa Kaliurang Indah: Penginapan Romantis dengan Pemandangan Gunung
5 Rekomendasi Jasa Fotografer Liburan di Jogja, Moment Seru Harus Diabadikan Dong!
Abadikan Momen Seru Liburan Anda dengan Fotografer Handal di Jogja
Vietnam Airlines Buka Penerbangan ke Munich
Vietnam Airlines Terbang ke Destinasi Baru: Munich
Garrya Residences Pertama Diluncurkan di Phuket
Garrya Residences: Pilihan Terbaik untuk Hunian di Phuket
8 Proyek Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Perumda Parkir Makassar Raya: Jukir Tidak Ditarget Dengan Karcis
Perumda Parkir Makassar Raya: Jukir Tidak Ditarget Dengan Karcis
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar dan Perumda Parkir Makassar Masih Jadi PR
Jukir Liar dan Perumda Parkir Kota Makassar Masih Jadi PR
Game Steam Offline Gratis, Terbaru dan Ringan
10 Daftar Game Steam Offline Gratis, Terbaru dan Ringan
5 Pentolan KKB, dari Lekagak Telenggen hingga Egianus Kogoya
5 Pentolan KKB, dari Lekagak Telenggen hingga Egianus Kogoya