Search
Close this search box.
Rakyat Sulawesi Jasa Pembuatan dan penayangan Artikel berita Seo

KPK: Maraknya Praktik KORUPSI Dipicu Besarnya APBN

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo | Foto Ist
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo | Foto Ist

Rakyat Sulawesi — Jakarta, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan saat ini dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) jauh lebih besar dibandingkan dengan era kepemimpinan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Menurut Agus, besarnya dana APBN tersebut dapat pula memicu maraknya praktik korupsi.

“Dahulu waktu Pak SBY baru menjabat presiden, APBN sebesar Rp400 triliun, sedangkan hari ini APBN Rp2.100 triliun. Akibat dari APBN yang sangat besar jumlahnya, korupsi memang menyebar di mana-mana,” Kata Agus di acara Rapat Koordinasi Nasional Kepegawaian bertema “Revolusi Mental Menuju ASN Berintegritas Profesional dan Berdaya Saing Nasional” di Jakarta, Kamis (26/5/2016).

Untuk ini, kata Agus, KPK meminta pemerintah segera menuntaskan program reformasi birokrasi guna mencegah maraknya korupsi di Tanah Air. “Tolong reformasi birokrasi dituntaskan, tanpa itu kita susah bergerak maju,” kata Agus.

Baca:

Agus juga memohon kepada seluruh pejabat pemerintahan, aparatur sipil negara dari sejumlah kementerian dan lembaga, untuk tetap berpegang teguh kepada peraturan dalam menjalankan tugasnya. “Jangan lagi melakukan hal-hal yang sekiranya tidak boleh dilakukan,” kata dia.

Dalam acara tersebut, Agus juga menjabarkan bentuk gratifikasi yang tidak boleh diterima pejabat, seperti tiket perjalanan dinas, pemberian hadiah rumah atau mobil, pemberian berlebihan berkaitan dengan pernikahan, memberikan potongan harga khusus bagi pejabat, hadiah ulang tahun, suvenir kepada pejabat, hingga uang ucapan terima kasih.

“Oleh karena itu, saya berharap kalau reformasi birokrasi tuntas, hal-hal semacam itu bisa kita cegah. Saya juga berharap reformasi birokrasi tidak diskriminatif,” ujarnya.

|Antara

Berita Terkait Lainnya

Polsek Tebing Tinggi Lakukan Pengamanan saat Ibadah Minggu
IMG-20230402-WA0001
Diet Keto Mampu Mengontrol Gula Darah
Dinas Pendidikan Kota Makassar
Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
Ashari Sitaba Alami Kecelakaan di Poros Takalar
Temukan Manfaat Kaliandra yang Jarang Diketahui, Wajib Dicoba!
Panduan Lengkap Sholat Tiang Agama: Pentingnya, Manfaat, dan Rahasia Kekhusyukan
Doa Tolak Bala yang Singkat dan Ampuh
Temukan 5 Manfaat Hufaneuron yang Jarang Diketahui
IMG-20240526-WA0052
Sang Pemberani Emak-emak Deklarasi di Atas Perahunya, Dukung Wa Ode Nurhayati 
IMG-20240525-WA0024-1
Crew WON Tiba Di Gunung Jati Disambut Tarian Khas Warga
IMG-20240525-WA0024
Aksi Silat Muna Warnai Dukungan Warga Gunung Jati Kepada Wa Ode Nurhayati untuk Maju Pilgub Sultra
IMG-20240525-WA0007
Dukung Wa Ode Nurhayati, Relawan Gelar Makan Siang Bersama
OSK_083_aspect16x9-1
Agustus, Hotel Four Seasons Debut di Osaka
1-305-1
Siap Guncang Tokyo dan Osaka, Summer Sonic Kembali di Agustus 2024
Hole_3-1-1-1
Yang Spesial untuk Pegolf Senior dari Riverside Golf Club
gajah-putih-1
6 Restoran di Ubud: Tribute untuk Bali
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Dinas PU Makassar
Dinas PU Makassar
Kontainer Digembok, Warga Butung Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
Kontainer Digembok, Warga Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"