Search
Close this search box.

Enggan Sebut Nama Tersangka Kasus Bandara Seko, Kejari Luwu Utara dianggap Aneh

Daftar Isi Berita

Luwu Utara l | Rakyat Sulawesi, — Forum Komunikasi LSM-Pers Luwu Utara mempertanyakan soal kasus Korupsi pagar bandara Seko yang ditangani Kejaksaan Negeri Masamba, Luwu Utara.

Pasalnya, meski telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut pihak Kajari enggan menyebut nama kedua orang yang telah di tetapkan jadi tersangka itu.

Baca:

“tersangka kasus korupsi pagar bandara seko, tersangka sudah ada, sementara Kejari tidak dijelaskan siapa namanya”.ujar Almarwan, ketua LSM-Pers Luwu Utara. Saat ditemui di sekretariat Forum LSM-Pers, Jum’at 10 Mei 2019.

Almarwan mengatakan, jika Kejaksaan betul telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus tersebut, harusnya dijelaskan siapa nama tersangkanya.

“Tapi tidak jelas. Ini kejaksaan aneh, mentersangkakan orang, namun tersangka ini tidak ada. Kalau memang ada pak, jelas kesajaksaan harus menyebut siapa namanya”.jelas Almarwan.

Almarwan berharap, pihak Kejaksaan transparan soal penanganan kasus pagar Bandara Seko.

“Kita berharap pihak kejaksaan transparan soal kasus ini”.ungkap Almarwan.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Utara saat dikonfirmasi Via Whatsaap, Selasa 14 Mei 2019, enggan memberi keterangan soal Kasus tersebut, dan hanya mengatakan kenapa memang.

Sebelumnya, Rabu 12 Desember 2018 Lalu, Kepala Kejaksaan Negeri Masamba Luwu Utara, Indawan, mengatakan telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus pagar Bandara Seko. Yang merupakan proyek tahun 2017, dengan anggaran senilai Rp 4,8 Miliar.

Dalam penetapan kedua tersangka itu, Kajari Luwu Utara menyebut menemukan kerugian negara sebesar Rp 500 jt (Lima Ratus Juta Rupiah).

“Kerugian negara kurang lebih Rp 500 juta”,kata Indawan di Kantor Kejaksaan Negeri Masamba. Kala itu.

Namun, meski telah menetapkan dua orang tersangka, Kejari Luwu Utara Indawan enggan menyebut siapa nama kedua tersangka itu.

“Dalam mekanisme penanganan perkara kita tidak serta merta menyebut siapa, apa itu,
kita harus pakai preventif dulu. Artinya pencegahan”,kata Indawan.

Informasi yang dihimpun, proyek ini dikerjakan oleh PT Tri Karya Utama Cendana.

Laporan (www.rakyatsulawesi.com)

Berita Terkait Lainnya

Ashari Sitaba Alami Kecelakaan di Poros Takalar
5 Pentolan KKB, dari Lekagak Telenggen hingga Egianus Kogoya
Helm TNI Milik Ibu Persit Raib Di Pasar Sentral
Optimalkan Kesejahteraan Warga, Kades Bulu Tellue Pangkep Salurkan Bantuan Pertanian
7 Cara Ampuh Meredakan Sakit Gigi di Rumah
GOERS Promo Komisi Event Creators Ramadhan 2024
Mooryati Soedibyo Tutup Usia
Polda Sulbar Perketat Pengamanan Selama Kunjungan Presiden Joko Widodo
Polda Sulbar Perketat Pengamanan Selama Kunjungan Presiden Joko Widodo
Pemerintah Waspadai Penyebaran Penyakit Arboviral
Pemerintah Waspadai Penyebaran Penyakit Arboviral
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Kerabat Yudi Dan Emak-Emak Gemoy Kendari Bersihkan Lingkungan Rawan Banjir
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Ganjar-Mahfud Adakan Pertemuan Tertutup Bersama Ketua Umum Partai Koalisi
Ganjar-Mahfud Adakan Pertemuan Tertutup Bersama Ketua Umum Partai Koalisi
MK Pastikan Jokowi Tak Melakukan Nepotisme Terkait Posisi Gibran
MK Pastikan Jokowi Tak Melakukan Nepotisme Terkait Posisi Gibran
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
Rekomendasi-Sewa-Laptop-di-Jogja
13 Rekomendasi Sewa Laptop di Jogja, Deadline Besok Gak Jadi Masalah
Apple Watch X Terbaru Bisa Deteksi Sleep Apnea
Apple Watch X Terbaru Bisa Deteksi Sleep Apnea
2-P55-1
Juli, Labuan Bajo Punya Resor Mewah Baru
Final-Planning-Conference-
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
8 Proyek Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar dan Perumda Parkir Makassar Masih Jadi PR
Jukir Liar dan Perumda Parkir Kota Makassar Masih Jadi PR
Terkait Jukir Liar dan Raibnya Helm Dinas TNI di Pasar Sentral
Perumda Parkir Makassar: Terkait Jukir Liar dan Raibnya Helm Dinas TNI di Pasar Sentral