Search
Close this search box.
Rakyat Sulawesi Jasa Pembuatan dan penayangan Artikel berita Seo

KPK Buka Pendaftaran Calon Penyuluh Antikorupsi: Berikut Caranya

BERITA RAKYATSULAWESI – .COM, JakartaSalah satu pilar dari visi Indonesia ditahun 2045 adalah mewujudkan masyarakat yang antikorupsi. Hal itu bisa dilakukan dengan menggerakan peran masyarakat dalam menciptakan budaya antikorupsi.

Untuk itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi dengan cara menjadi Penyuluh Antikorupsi.

Kali ini KPK membuka kesempatan untuk pegawai Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mengikuti proses uji kompetensi pada 2325 Juli 2019, dan peserta pendidikan dan pelatihan penyuluh dari Kementerian Keuangan pada bulan Juli, Agustus, September, dan Oktober 2019.

Sedangkan masyarakat umum dapat mendaftar lewat email lsp.kpk@kpk.go.id dan mengikuti proses uji kompetensi pada bulan Agustus dan Oktober 2019.

Baca:

Koordinator Pusat Edukasi Antikorupsi KPK Dian Novianthi menyampaikan bahwa terdapat tiga jenjang penyuluh yang memiliki unit kompetensi yang berbedabeda.

“Terbagi tiga, Pratama, Madya, dan Utama,” katanya.

Untuk unit kompetensi jenjang Pratama, Dian menyebutkan bahwa calon Penyuluh Antikorupsi di antaranya harus mampu mengaktualisasi nilainilai integritas, lalu menumbuhkan semangat perlawanan terhadap korupsi, dan meningkatkan pengetahuan antikorupsi.

“Penyuluh pada jenjang ini juga harus mampu menyadarkan bahaya dan dampak korupsi hingga membangun sikap antikorupsi,” ungkapnya.

Pada jenjang madya, penyuluh antikorupsi selain telah memiliki kompetensi pada jenjang Pratama, juga ditambah kompetensi mampu melakukan kolaborasi dan memobilisasi gerakan antikorupsi. Selain itu, penyuluh jenjang ini juga harus membangun komunikasi kelompok sasaran penyuluhan.

Sedangkan pada jenjang utama, selain harus menguasai tugas jenjang pratama dan madya, penyuluh pada jenjang utama harus memantau pelaksanaan penyuluhan antikorupsi, mengevaluasi pelaksanaan penyuluhan antikorupsi, serta memfasilitasi penguatan kapasitas kelembagaan dan kelompok sasaran penyuluhan antikorupsi.

Dian juga menjelaskan bahwa ada dua jalur pelaksanaan sertifikasi yang bisa diikuti oleh peserta yaitu jalur pengalaman dan jalur pendidikan dan pelatihan.

“Untuk yang mengikuti sertifikasi dari jalur pengalaman, selain harus lulus elearning pengetahuan dasar antikorupsi dan integritas, peserta harus memiliki pengalaman kegiatan pencegahan dan pendidikan antikorupsi minimal satu tahun. Selain itu, peserta sudah pernah melakukan penyuluhan antikorupsi minimal lima kali,” kata Dian.

Selain itu, peserta yang mengikuti sertifikasi dari jalur pengalaman harus memiliki komitmen dan rencana aksi kegiatan penyuluhan antikorupsi yang akan ia lakukan pasca sertifikasi.

Sedangkan jalur pendidikan dan pelatihan, peserta yang mengikuti di jalur ini harus lulus elearning pengetahuan dasar antikorupsi dan integritas yang diselenggarakan Pusat Edukasi Antikorupsi KPK.

Sebelumnya KPK telah memiliki 409 Penyuluh Antikorupsi tersertifikasi dari latar belakang yang beragam, seperti dosen, guru, komunitas, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), widyaswara, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga karyawan swasta di seluruh Indonesia.

Dian mengatakan bahwa kehadiran penyuluh antikorupsi akan membantu KPK dalam penyebaran nilai antikorupsi dan membangun budaya antikorupsi di berbagai lapisan masyarakat.

“KPK tidak bisa bekerja sendirian, maka dari itu KPK butuh penyuluh antikorupsi untuk membantu KPK dalam upaya membangun budaya antikorupsi di masyarakat,” ujarnya.

Informasi selengkapnya, anda bisa mengunjungi situs Pusat Edukasi Antikorupsi.

(Humas kpk)

Berita Terkait Lainnya

Warga Sergai Dimankan Polisi Saat Bermain Game di Warnet
Ditetapkan Tersangka, Seorang Advokat Memohon Perlindungan Hukum
Adu Komentar Emak-emak di Medsos Berujung Saling Lapor ke Polisi
Adu Komentar di Medsos Berujung pada Pelaporan Polisi
Rumah Ibadah Jadi Langganan Curat Selama Setahun
Prasetyo: Jaksa Salam Dua Jari Jika Terbukti Kena Sanksi
Screenshot-2024-04-24-at-8.17
Tokoh Pers dan Perfilman Nasional Salim Said Meninggal Dunia
Diet Keto Mampu Mengontrol Gula Darah
Gabungan Pemerintah Dan Lembaga di Kolaka Utara Bantu Korban Banjir di Konut, Bukti Bagusnya Hubungan Kerja
PSX_20240519_110502
Tim Damkar Konut Siaga 24 Jam Suplai Air Bersih Untuk Korban Banjir Dan di Huntap
Gedung-Teatar-Isi-Yogyakarta
Disparpora Ungkap Begini Soal Venue Tinju PON XXI di Siantar
IMG-20240519-WA0053
Kompak Pakai Daster, Emak-emak Kelurahan Kadia Dukung WON 
IMG-20240518-WA0014
Viral! Gaung #Kita Percaya WON Sudah Sampai di Jati Mekar Kendari
IMG-20240517-WA0028
Galang Tanda Tangan Dukungan Warga Alesowi-Alolama buat Wa Ode Nurhayati 
Gunung-Fuji-1
Abdul Muslim, Balon Bupati Muna Pertama yang di Undang PKB Ikuti UKK
Gedung-Teatar-Isi-Yogyakarta
Disparpora Ungkap Begini Soal Venue Tinju PON XXI di Siantar
800_03
Mahasiswa Teknik Ini Buat Prototipe Robot Pendeteksi Korban Bencana Alam
PSX_20240509_172716
Jennifer Lopez dan Ben Affleck Dikabarkan Pisah Rumah
1715678566082-2048x684-1
Kecamatan Medan Selayang Jadi Juara Umum MTQ ke 57
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Dinas PU Makassar
Dinas PU Makassar
Kontainer Digembok, Warga Butung Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
Kontainer Digembok, Warga Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"