Polres Kendari Tangkap Tersangka Pencuri Elektronik

Kendari, Rakyatsulawesi – Kepolisian Polres Kendari (Sultra) berhasil menangkap dua pelaku pencurian elektronik (Curnik). Penangkapan itu atas laporan korban kehilangan dan dugaan mengarah pada dua orang tersangka dengan inisial “EJ”(17) dan “BIH”(18) disebabkan tersangka sering mondar mandir di halaman kost korban.

“Berawal dari laporan kehilangan, dan kecurigaan mengarah pada tersangka yang tiap hari kerap lewat di halaman kost tersebut,”kata Kasatreskrim Polres Kendari, AKP Agung Basuki seperti dikutip dari website Humas Polri.

Bacaan Lainnya

Dia mengatakan, kedua tersangka diciduk ditempat berbeda di Kota Kendari, kemarin. Dan pada saat penangkapan tersangka EJ, dia mengaku juga membawa kabur ponsel dan motor milik orang tuanya yang kini juga diamankan sebagai barang bukti.

“Pelaku Mencuri alat elektronik itu di salah satu rumah kost di jalan budi utomo lorong Babul Jaya, Wuawua, Kota Kendari, Sultra pada hari Jumat (30/8) lalu, pukul 00.00 wita. Adapun alasan pelaku Mencuri yaitu untuk biaya makan karena lari dari rumahnya di Tinaggea, Konsel,” jelas Kasatreskrim mengatakan alasan tersangka mencuri.

Dari pengakuan EJ yang merupakan otak pencurian itu, rumah kost koraban telah diintai sebelumnya, dan saat tidak ada penghuninya, EJ memanggil BIH yang sehari-harinya sebagai pemulung agar datang membawa motor gerobaknya untuk mencuri. Merekapun beraksi membongkar masing-masing kamar dan mengambil tiap barang elektronik seperti TV 24 inci, spiker aktif, satu set tape mini dan dispenser.

“Barang itu mereka angkut di motor gerobak sebanyak dua kali. Baru simpan di tempat kerjanya BIH di THR, Kendari. Lalu kami jual harga TV Rp 300 ribu, satu set tape dan dispenser Rp 150,”jelasnya.

Kasatreskrim Polres Kendari, AKP Agung Basuki, menegaskan penangkapan itu atas laporan korban kehilangan. Sebab, telah mencurigai jika EJ tiap hari kerap lewat di halaman kost itu. Kepolisian langsung melakukan pencarian dan berhasil menangnkap EJ sekitar pukul 11.00 wita di sekitar Saweri Gading by pass, Kendari. Dari pengakuannya, lalu menangkap BIH sekitar pukul 13.00 wita di Jalan Hairil Anwar wilayah THR.

“Barang curian yang telah dijual, kami langsung sita di jalan budi otomo lorong sahabat, Powatu. Kami masih kembangkan, jangan sampai masih ada TKP dan barang bukti lain. Kedua pelaku melanggar pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun penjara,”jelasnya.(hmspolri)

Pos terkait