Pencuri Beras Gunakan Motor Polisi?

Motor polisi dipakai mencuri (foto:Waris/Koran Sindo)

WATAMPONE – Satu unit sepeda motor merk Suzuki Satria warna hijau-putih dengan nomor polisi DD 4817 UO diamankan warga setelah tertinggal di halaman gudang beras milik Haji Basir, di Jalan Yos Sudarso, Cellu, Kecamatan Tanete Riattang Barat.

Motor tersebut ditinggal pelaku pencurian saat dilihat oleh pemilik gudang sesaat sebelum melakukan aksinya, pada Selasa (25/8/2015) dini hari, sekira pukul 02.00 Wita.

Bacaan Lainnya

Basir menuturkan, pada dini hari tersebut dirinya sedang istirahat di rumahnya yang berada tidak jauh dari gudang beras. Tiba-tiba, dia mendengar suara seseorang yang masuk melalui pagar belakang.

Pemilik penggilingan padi tersebut lalu mengecek asal suara dan menemukan seseorang di pekarangan gudang berasnya.

“Dia belum sempat mencuri, saya bahkan lihat wajahnya, dan dia lari lewat pagar belakang lalu ke semak belukar. Sandal dan motor orang tersebut tertinggal di pekarangan saya,” katanya, kepada wartawan.

Selain itu, Basir menduga pelaku pencurian tersebut adalah spesialis pencurian beras, dan telah merencanakan sebelumnya untuk mencuri di gudang beras miliknya. Apalagi, beberapa malam sebelumnya dia mendengar suara motor yang serupa.

“Saya duga ini pelaku yang sama, suara motornya sama. Semalam saya dengar sempat beberapa kali lalu-lalang di depan gudang, begitu juga waktu tetangga kecurian kemarin malam,” tuturnya.

Setelah pelaku lari meninggalkan motor tersebut, Basir mengatakan, sekira pukul 06.00 Wita, seorang polisi berinisial ST mendatanginya dan mengaku motor tersebut miliknya yang telah dipakai oleh anaknya yang bernama Dewa (20).

Sementara itu, ST yang dikonfirmasi mengatakan motor tersebut digunakan oleh anaknya dan dia tidak mengetahui perihal motor tersebut sampai di pekarangan warga.

“Saya diberitahu oleh anak saya kalau motornya ada di sini, anak saya bilang motor tersebut dipinjam oleh temannya yang baru dikenalnya,” ujar ST.

Walau demikian, oknum polisi tersebut berjanji akan mencari dan menangkap orang yang memakai motor yang diduga hendak mencuri di gudang penggilingan padi tersebut.

Sementara Dewa mengaku baru dua hari mengenal orang yang meminjam motornya tersebut, bahkan dia juga tidak mengetahui identitas dan alamat rumah orang tersebut walau mengantongi nomor hand phonenya.

Dari pantauan wartawan, setelah pemilik motor meminta maaf dan berjanji untuk mencari pelaku yang diduga hendak mencuri beras tersebut, warga akhirnya mengembalikan motor tersebut ke pemiliknya.(san)

Pos terkait