Pembangunan Masjid Balaikota Makassar Jadi Temuan BPK

MAKASSAR, Rakyat Sulawesi – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Provinsi Sulsel menemukan indikasi kerugian negara dalam proyak pembangunan Masjid Balai Kota Makassar.

Temuan tersebut, tertuang dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK Sulsel untuk Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2013 yang disampaikan ke Walikota Makassar dan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Kantor BPK Sulsel, Jl AP. Pettarani, Rabu (24/12) lalu.

Bacaan Lainnya

Diketahui, bahwa pembayaran atas proyek masjid yang dibangun di areal Kantor Balikota Makassar itu diduga ganda dengan nilai mencapai Rp 88.068.620 dan terjadi kelebihan pembayaran sebesar Rp 16.720.000.

Wakil Ketua DPRD Makassar, Adi Rasyid Ali yang mewakili lembaga DPRD Makassar dalam LHP di Kantor BPK, membenarkan adanya sejumlah temuan BPK. Menurutnya, rekomendasi yang dikeluarkan BPK harus segera ditindaklanjuti oleh Pemkot Makassar karena dari beberapa temuan yang disampaikan dapat menghalangi terget pengelolaan keuangan Pemkot untuk mendapat status Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Yang jelas ada beberap temuan yang disampaikan BPK kemarin, salah satunya indikasi pembayara ganda di proyek masjid Balai Kota. Tapi secara teknis saya tidak tahu bagaimana sistemnya karena itu ada di wilayah eksekutif. Yang jelas semua rekomendasi BPK harus segera ditindaklanjuti agar target WTP bisa kita dapatkan,” terang ARA sapaan akrabnya, dihubungi Kamis (25/12).

Dari penelusuran sebuah media online di Makassar, diketahui terdapat tiga poin rekomendasi yang dituangkan pihak BPK terkait indikasi kerugian negara dalam proyek tersebut, salah satunya, mengintruksikan PPK untuk memperhitungkan potensi pembayaran ganda melalui pemotongan pembayaran termin terakhir pekerjaan tahun 2014 sebesar Rp 88.068.620 serta memberikan sanksi kepada PPK dan PPTK susai dengan ketentuan yang berlaku.

Terpisah, Walikota Makassar, Muh Ramdhan Pomanto saat dikonfirmasi terkait hal tersebut mengaku belum melihat secara rinci seluruh LHP BPK, termausk temuan pembangunan Masjid Balaikota.

“Saya belum lihat semua LHP nya, coba tanya ke Kabag Keuangan Pak Erwin Safruddin,” ujar Danny. (bom..news)

Pos terkait