Oknum Anggota DPRD Pangkep disinyalir kerjakan Proyek Jalan

Kondisi jalan berlubang tanpa aspal serta pinggirannya yang penuh semak belukar sangat menyulitkan akses bagi para petani tambak yang ada di Kelurahan Tekolabbua Kec. Pangkajene Kab. Pangkajene dan Kepulauan

Rakyat Sulawesi-Pangkep, Sarana jalan yang baik dan memadai merupakan salah satu akses untuk menunjang percepatan pertumbuhan ekonomi di dareah, apa lagi daerah yang tergolong masih terpencil. Namun hal ini berbeda dengan jalan yang ada di Kelurahan Tekolabbua Kec. Pangkajene Kab. Pangkajene dan Kepulauan, nampak jalan yang begitu miris dan memprihatinkan, karena jalan yang berlubang tanpa aspal serta pinggiran yang penuh semak belukar sangat menyulitkan akses bagi para petani tambak yang hendak berlalu-lalang untuk menumbuhkembangkan usahanya guna meningkatkan SDM dan ekonominya.

Salah seorang suber menuturkan, bahwa jalan tersebut diduga dikerjakan oleh seorang oknum anggota DPRD kabupaten Pangkep dari partai PDIP H. Moh Saleh. Lanjut sumber, sudah ada yang dikerjakan, cuma sampai di kelurahan Angrong Appaka yang merupakan kampung asal anggota DPRD tersebut.

Bacaan Lainnya

saat ingin dikonfirmasi terkait jalan tersebut, Moh Saleh menghidar dari wartawan dan terkesan tidak ingin diwawancarai,  belum lama ini, di kabupaten Pangkep.

Sementara itu pihak kelurahan saat dimintai keterangannya menjelaskan, bahwa proyek pembangunan jalan penghubung antara Kelurahan Tekolabbua dengan Kelurahan Anrong Appaka ini telah dibahas pada Reses DPRD.
Hal senada diungkapkan Anggota DRPD Muh. Sofyan Razak Komisi III dari Partai Gerindra, yang turut membenarkan, terkait pembangunan jalan tersebut, memang pernah dibahas di DPRD, ungkapnya.

Dan pihak PU Pemda Pangkajene juga membenarkan hal tersebut, hanya saja sampai saat ini belum dilaksanakan pembangunannya yang entah atas dasar apa sehingga tidak terlaksana, padahal anggaran pokok tahun 2015 telah dibahas. Tidak diketahui sampai dimana pembahasan pembangunan jalan ini terselesaikan, ataukah hanya sekedar pada proses pembahasan saja, tak ada yang tahu siapa yang bertanggung jawab atas hal ini, apakah Pihak Kelurahan, Pemda, Masyarakat ataukah DPRD …. ? (ANWAR)

Lanjutan: Anggota DPRD Pangkep Bantah Kerjakan Proyek Jalan

Pos terkait