Ketua TIM Meminta Pansus Sengketa Lahan Diperpanjang

Nampak beberapa Anggota Tim Pansus Sengketa Lahan saat mengadakan Rapat yang dihadiri Sekwan Matra dan Tim Ahli Pansus Konflik Agraria di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Matra. 10/2/2015
Nampak beberapa Anggota Tim Pansus Sengketa Lahan saat mengadakan Rapat yang dihadiri Sekwan Matra dan Tim Ahli Pansus Konflik Agraria di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Matra. 10/2/2015

Pasangkayu- Sekali lagi, TIM Pansus sengketa Lahan antara Masyarakat dan Perusahaan Sawit yang ada di Kabupaten Mamuju Utara (Matra) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan rapat untuk mempermantap Kerja TIM.

Kali ini, TIM Pansus mengadakan Rapat di Ruang Aspirasi Kantor DPRD Matra, Selas (10/02-2015) yang hanya dihadiri 5 Anggota dari 9 Anggota Tim Pansus yaitu, Hasbudi selaku Ketua Tim dan 4 Anggota TIM Pansus lainnya yaitu Suardin, Yani Pepi Adriani, Karma,S.IP dan Mirwan serta TIM Ahli Pansus Konflik Agraria, Ir H Andi Solihin.

Dalam Rapat tersebut, Hasbudi mengatakan kalau Tim Pansus ini telah menemukan titik terang, namun dirinya akan meminta kepada Ketua DPRD Matra agar waktu Tim Pansus untuk diperpanjang. “saat ini sudah ada beberapa data yang berhasil didapatkan Tim kami, namun karena waktu yang sudah mepet, sebagai Ketua Tim saya akan kordinasi dengan Ketua DPRD untuk meminta agar Pansus ini diperpanjang waktunya”, ungkap Hasbudi.

Beliau juga menambahkan (Hasbudi-red) kalau saat ini Timnya telah melakukan kordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dan berharap agar Pemda dapat membentuk Tim Terpadu. ” Kami telah melakukan Kordinasi ke Pemda, karena saat itu Bupati kurang enak badan, jadi belum dapat mengambil kesimpulan namun kami telah meminta agar Pemda sesegera mungkin untuk membuat Tim Terpadu dalam proses kasus Agraria dengan membuat Rekomendasi mengingat Data yang ada belum lengkap dan Bupati sangat merespon Kerja Tim Pansus”, jelas Hasbudi.

Usai rapat, ketika diwawancarai oleh awak media ini sesuai data-data yang telah berhasil didapatkan oleh Tim Pansus, Hasbudi menjelaskan kalau saat ini Timnya telah berhasil mengantongi Peta Pelepasan Kawasan Hutan untuk semua Perusahaan yang ada di Kab. Matra dan dalam waktu dekat ini, Tim Pansus akan mendatangai seluruh instansi yang terkait yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel). “kita tahu, Administrasi Kab Matra dulunya dibawah Provinsi Sulsel, maka itu lTim kami akan mendatangi gsemua Instansi yang terkait dengan persoalan Sengketa Lahan ini namun karena keterbatasan Anggaran, sebagai Ketua Tim saya akan menggunakan Dana Pribadi saya demi mensukseskan kinerja Tim Pansus ini dan saya akan meminta kepada Ketua DPRD untuk memperpanjang waktu Tim Pansus Sengketa Lahan ini”, tegas Hasbudi sambil memperlihatkan Peta Pelepasan Kawasan Tahun 1988 yang dikeluarkan Kementrian.

Hasbudi juga menegaskan kalau saat ini Timnya akan fokus kepada sengketa Lahan yang melibatkan Masyarakat Tani di Lima (5) Desa yaitu Desa Kasano, Desa Tamarunang, Desa Balanti, Desa Sipakainga’ dan Desa Towoni dengan Perusahaan Unggul Widya Lestari. “kami telah mengantongi PETA Pelepasan Kawasan Hutan yang dikeluarkan Kementrian Tahun 1988, dan saat ini kami juga telah melakukan kordinasi dengan seseorang yang kami anggap dapat membantu kami untuk mendekati Presiden RI yaitu Ibu Eva Bande dan beliau berjanji akan turut serta membantu menyelesaikan dan menyampaikan langsung persoalan ini ke Bapak Presiden”, jelasnya.

Laporan : Edison.

Berita Utama Terkini

Update Contents
Rakyat Sulawesi We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications