Search
Close this search box.

Perda No 23 Tahun 2010 Akan Ditindak Tegas

Daftar Isi Berita

Pasangkayu– RakyatSulawesi- Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Mamuju Utara (Matra) telah menertibkan Hewan Ternak yang sering berkeliaran dijalanan dan dipelataran Umum.Ini sesuai dengan Peraturan Daerah(PERDA) No.23 tahun 2010 dimana Perda ini sudah diberlakukan semenjak 2 tahun lalu di Kab Matra.

Ditemui ruangannya, Kasat Satpol-PP Ananda,AT.S.STP.M.Si, mengutarakan kepada media ini “ beberapa bulan terakhir ini kami telah menertibkan sekitar 6 pemilik Hewan Ternak yang rata-rata dominan hewan ternak sapi dan kambing.Penertiban Hewan Ternak ini dilakukan untuk penataan kota,tidak ada unsur lain dibalik penertiban ini” Ungkapnya.

Baca:

Menurut Ananda, dalam penegakkan Perda ini perlu adanya kerjasama semua unsur, terutama kesadaran masyarakat itu sendiri. “Kita harapkan kepada masyarakat untuk menyadari itu semua,sebab tujuan dilakukannya penertiban Hewan Ternak ini yakni agar terciptanya kebersihan lingkungan hidup kota sehat dari hewan ternak dan mengurangi terjadinya kecelakaan Lakalantas yang diakibatkan Hewan Ternak itu sendiri”, tutur Ananda.

Ananda juga menambahkan upaya penegakkan Perda ini masih banyak kendala-kendala yang sering dihadapi baik sarana dan prasarana terutama Armada pengangkut Hewan Ternak belum ada. “Dalam menerapkan Perda No 23 Tahun 2010 kami masih sangat kesulitan menertibkan Hewan Ternak disebabkan ketersediaan Armada angkutan belum ada, saya berharap agar tahun 2015 kedepan dapat dianggarkan “tandasnya

Disinggung mengenai sanksi apa yang diberikan ke pemilik hewan ternak, Ananda Menegaskan “ Khususnya di Kecamatan Pasangkayu kami akan menindak tegas bila masih ada Hewan Ternak yang kami temukan berkeliaran akan diberikan Denda kalau kambing Rp 50.000 dan Sapi Rp 100.000 per-Ekornya,karena kami sudah mengsosialisasikannya kepada masyarakat terutama Pemilik Hewan Ternak dan telah diberikan waktu selama setahun lebih untuk mengkandangkan Hewan Ternaknya jika sudah diberikan makan pakan Ternak,jangan membiarkan berkeliaran dijalanan” tegas Ananda.

Lanjut Ananda”Saya sangat berharap agar pemerintah setempat baik kepala dusun,desa,kelurahan maupun kecamatan dapat mengambil andil besar serta bersama-sama menegakkan Perda karena jelas tercantum pasal 2 Ayat 2 menyebutkan dalam penertiban Hewan Ternak ini harus bersinergi dengan pihak pemerintah setempat yakni kelurahan maupun kecamatan itu sendiri”, ungkap Ananda.

Perda No 23 tahun 2010 ini telah lama diterapkan di Kabupaten Mamuju Utara,beberapa kecamatan yang dianggap Rawan menurut Ananda, SatPol-PP sebagai Penegak Perda dalam waktu dekat akan memperluas areal Penertiban Hewan Ternak dibeberapa kecamatan. “bila tidak ada halangan, awal Bulan Oktober Tahun 2014, kami akan memperluas penegakan Perda ini dengan menertibkan Hewan-hewan Ternak yang ada di Kecamatan Bambalamotu, Bambaira dan Sardjo karena ke tiga Kecamatan tersebut kami anggap daerah rawan kecelakaan Lakalantas yang diakibatkan Hewan Ternak yang berkeliaran di Jalan dan saat ini kami telah mengsosialisasikannya dan saya berharap dukungan kepada semua pihak terutama Masyarakat itu sendiri”, jelasnya.       Laporan : Edison   Editor :Edison

Berita Terkait Lainnya

3 Cara Mengatasi Rasa Sakit Gigi Melalui Pijatan
Enam Obat Racikan Rumahan Untuk Mengatasi Sakit Gigi
30 Daftar Alamat Kantor Asuransi Kesehatan di Indonesia
Panduan Lengkap Bagaimana Memilih Asuransi Kesehatan yang Tepat
15 Manfaat Yang Diperoleh dari Asuransi Kesehatan
5 Rekomendasi Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi di Jogja
Mooryati Soedibyo Tutup Usia
Polda Sulbar Perketat Pengamanan Selama Kunjungan Presiden Joko Widodo
Polda Sulbar Perketat Pengamanan Selama Kunjungan Presiden Joko Widodo
Pemerintah Waspadai Penyebaran Penyakit Arboviral
Pemerintah Waspadai Penyebaran Penyakit Arboviral
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Kerabat Yudi Dan Emak-Emak Gemoy Kendari Bersihkan Lingkungan Rawan Banjir
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Ganjar-Mahfud Adakan Pertemuan Tertutup Bersama Ketua Umum Partai Koalisi
Ganjar-Mahfud Adakan Pertemuan Tertutup Bersama Ketua Umum Partai Koalisi
MK Pastikan Jokowi Tak Melakukan Nepotisme Terkait Posisi Gibran
MK Pastikan Jokowi Tak Melakukan Nepotisme Terkait Posisi Gibran
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
DPD IPK Asahan Miliki Kantor Sendiri
Rekomendasi-Sewa-Laptop-di-Jogja
13 Rekomendasi Sewa Laptop di Jogja, Deadline Besok Gak Jadi Masalah
Apple Watch X Terbaru Bisa Deteksi Sleep Apnea
Apple Watch X Terbaru Bisa Deteksi Sleep Apnea
2-P55-1
Juli, Labuan Bajo Punya Resor Mewah Baru
Final-Planning-Conference-
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
8 Proyek Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar dan Perumda Parkir Makassar Masih Jadi PR
Jukir Liar dan Perumda Parkir Kota Makassar Masih Jadi PR
Terkait Jukir Liar dan Raibnya Helm Dinas TNI di Pasar Sentral
Perumda Parkir Makassar: Terkait Jukir Liar dan Raibnya Helm Dinas TNI di Pasar Sentral