Kartu Raskin Ditarik, Warga Desa Kalosi Demo

SIDRAP – SULSEL, — Puluhan warga desa Kalosi Kecamatan Dua Pitue Kabupaten Sidrap mendatangi kantor desa kalosi untuk mempertanyakan hak mereka terkait jatah Beras Miskin (RASKIN) yang sudah ia tidak dapatkan lagi.

Dari penelusuran tim koresponden media ini yang diungkap dari beberapa sumber, via telepon seluler mengatakan, awalnya beberapa warga diminta untuk menyetorkan kartu Raskin mereka dengan alasan akan diadakan penggantian kartu baru serta pendataan ulang seiring dengan pergantian tahun 2013 ke 2014, sebagai warga yang baik merekapun menyetorkan kartu raskin tersebut ke petugas perangkat desa yang dipercayakan untuk menarik kartu raskin warga. Selang sebulan akhirnya kartu (raskin) baru-pun dikembalikan ke warga, ironisnya beberapa hari berselang katu raskin tersebut kembali ditarik oleh petugas kantor desa. Spontan warga yang dinyatakan sudah tidak berhak lagi menerima jatah Raskin terpicu untuk beraksi demo  di kantor desa Kalosi.

Bacaan Lainnya

Saat warga mempertanyakan kepada kepala desa Kalosi Burhan S.Pd, terkait jatah/kartu Raskin mereka yang ditarik, Burhan hanya menghimbau wargannya untuk mempertanyakan langsung ke  kantor kecamatan. Wargapun bertolak menuju kantor kecamatan Dua Pitue yang dipimpin Drs. Andi Bachtiar MM.

Andi Bachtiar menjelaskan bahwa memang ada sejumlah warga yang sudah tidak terdaftar lagi sebagai warga penerima Raskin dan ini merupakan ketetapan dari pusat (kantor pusat-red).

Salah seorang sumber, warga desa Kalosi, berinisial “S” yang mendengar pernyataan camat masih menyangsikan ulasan yang dipaparkan camat Kalosi, pasalnya jika memang kami sudah tidak terdaftar sebagai penerima raskin mengapa kartu raskin kami yang baru (2014-red) terbit kembali, selain itu kami sebagai warga yang kurang beruntung tentunya memiliki hak untuk mendapatkan beras miskin (raskin). Lanjut sumber, namun anehnya justeru yang mendapatkan Raskin ada beberapa dari mereka (warga lain-red) tergolong dalam kriteria yang mampu karena masih memiliki sawah dalam artian masih mampu demikian dijelaskan sumber kepada koresponden media ini. [5at/AR)

Ahmad R Beta

Pos terkait