Dinkes Bantaeng Antisipasi KASUS DBD

Bantaeng – Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng berhasil mengantisipasi penyebaran kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), terutama memasuki siklus 5 tahunan jenis penyakit tersebut.

Keberhasilan tersebut terlihat dari semakin berkurangnya penderita jika dibandingkan kasus yang sama 5 tahun silam. Pada tahun 2008, kasus ini mencapai 200 orang lebih dan beberapa diantaranya meninggal dunia.

Bacaan Lainnya

‘’Kini, jumlah penderita tersebut sebanyak 30-an orang, namun semuanya tertangani dengan baik,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dr Hj Takudaeng M.Kes di Bantaeng, Kamis (23/1).

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan terkecil di Indonesia. Keberhasilan penanangan kasus DBD juga tidak terlepas dari semakin meningkatnya kesadaran masyarakat. ‘’Masyarakat kini menyadari pentingnya kebersihan lingkungan,’’ urainya.

Masih menurut dr Takudaeng, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan dan kepedulian terhadap penderita bila ada keluarga yang terserang dimungkinkan karena fasilitas yang disiapkan Pemda juga cukup memadai.

‘’Masyarakat cukup menelpon ke Brigade Siaga Bencana (BSB) di nomor 113, petugas kami yang terdiri para dokter dan perawat segera meluncur. Ini antisipasi dini yang sudah disiapkan sejak HM Nurdin Abdullah memimpin daerah ini,’’ jelasnya

Berkat kesiagaan tersebut, kini kasus kematian akiat DBD maupun diare sudah nol persen. Sistem pelayanan yang diberlakukan selama ini menjangkau desa dan disertai penyuluhan sehingga masyarakat mengerti apa yang akan dilakukan bila ada dalam keluarga atau tetangga yang sakit.

Respon Pemda yang sangat aktif juga ditunjukkan dalam bentuk bantuan pencegahan dengan melakukan penyemprotan (fogging). Ini merupakan pencegahan preventif yang sejalan dengan program promosi dan kuratif.

Kesinambungan program tersebut terutama pada musim hujan karena pada musim seperti ini banyak penyakit yang muncul. Khusus penyakit diare kini bahkan sudah tidak bermakna lagi karena kebersihan lingkungan sudah sangat akrab dengan di tengah masyarakat, tandasnya.(hms)

Ahmad Rinal Beta

Pos terkait