
PASANGKAYU, Rakyatsulawesi.com – Dandim 1427/Pasangkayu melakukan kunjungan silaturahmi ke warga binaan Lapas Kelas IIB Pasangkayu yang bertempat dijalan poros pasangkayu – palu, Desa Randomayang, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Pasangkayu, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar), kamis (20/4/2023).
Hadir dalam kunjungan tersebut, Dandim 1427/Pasangkayu Letkol Inf Rachmat Yunus. S. Sos, di dampingi oleh Perwira Staf, Danramil Satuan jajaran, Imam besar masjid Al-Madaniah Ustad Mu’min, serta perwakilan beberapa Babinsa yang ada Dikecamatan Bambalamotu.
Pada kesempatan tersebut, Letkol Rachmat Yunus memberikan Perkenalan singkat serta menyampaikan kepada warga binaan lapas Pasangkayu maksud kedatangannya, bukan sebagai Dandim melainkan sebagai saudara. Karena pada prinsipnya, semua sama.
“Keberadaan rekan – rekan di lapas ini sebagai warga binaan, bukan dikarenakan dengan tabiat buruk semata, namun karena dihadapkan dalam situasi yang tidak dapat kalian hindari,” ucapnya.
Rachmat Yunus menekankan, Kehidupan dunia adalah siklus permasalahan, perputaran dari suatu persoalan kepada persoalan berikutnya. Namun berbeda orang berbeda pula mereka menghadapi persoalan hidup, meskipun persoalan hidup mereka sama, ada orang yang menyikapi persoalan dengan diri yang tenang serta pikiran yang jernih.
Ia juga meminta agar para warga binaan lapas pasangkayu harus berpikir positif, dengan menjadikan lapas Pasangkayu tempatnya untuk berubah, tempat belajar, tempat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta tempat untuk bertaubat sehingga pada saat bebas nanti sudah ada bekal yang baik untuk melanjutkan kehidupan bermasyarakat di tempat tinggal masing masing.
“Dalam kehidupan, teman-teman semua saat ini meski menjalani masa pidana, kalian semua tetap berharga serta memiliki masa depan yang baik, asalkan mau berubah,” ungkap Rachmat Yunus.
Di akhir penyampaiannya, Rachmat Yunus meminta untuk berdo’a bersama kepada Allah SWT agar diberikan keselamatan serta keberhasilan Satuan TNI yang sedang melaksanakan tugas operasi dipapua.
Sementara Ustad Mu’min dihadapan para binaan lapas mengatakan agar harus sabar menghadapi setiap masalah, baik pada diri kita sendiri, maupun kepada keluarga.
“Mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan melakukan sholat lima waktu adalah cara untuk kita melatih kesabaran serta keimanan kita,” ucapnya.
Diakhir acara Ustad Mu’min meminpin Do’a bersama kepada keluarga binaan lapas, agar diberi kesabaran, ketabahan dalam menghadapi cobaan, serta anggota TNI yang sedan melaksanakan
Pelaksanaan tugas operasi di papua dan pengamanan perbatasan indonesia timor leste serta perbatasan indonesia papuan nugini serta tugas operasi dan pengamanan lainnya di wilayah negara kesatuan republik indonesia. (E Syam)