Puluhan Mahasiswa Yang Bergabung (FPM) Sulsel Gelat Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor (Kejati) Sulsel

www.rakyatsulawesi.com, Makassar – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam FORUM PERGERAKAN MAHASISWA SULAWESI – SELATAN ( FPM SUL – SEL ) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (KEJATI) Sulawesi – Selatan. Jumat (25/11/22).

Puluhan Mahasiswa Yang Bergabung (FPM) Sulsel Gelat Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor (Kejati) SulselNews TVDAERAH
Puluhan Mahasiswa Yang Bergabung (FPM) Sulsel Gelat Aksi Unjuk Rasa Depan Kantor (Kejati) SulselNews TVDAERAH

Jendral Lapangan FPM SUL – SEL, Akram Napoleon mengatakan bahwa pihaknya meminta pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan untuk segera memeriksa Kepala Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Jeneponto beserta dengan Kuasa Penguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Tuntutan kami hari ini yaitu meminta Kejaksaan Tinggi Sulawesi – Selatan untuk segera melakukan tindak lanjut secara tegas atas Temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sulawesi – Selatan.” Ucap Jendral Lapangan.

Tak hanya itu, Massa Aksi juga meminta KEJATI SUL – SEL untuk segera mengadili semua oknum yang terlibat dalam kasus dugaan Korupsi dan Gratifikasi di Tubuh Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten. Jeneponto.

Dalam waktu dekat kami dari Forum pergerakan mahasiswa sulawesi selatan akan mendatangi kembali kejaksaan tinggi sulawesi selatan untuk memasukan laporan secara resmi, dengan bukti BPK RI dan investigasi lapangan serta pendukung lainnya. Ucap dekom FPM

Adapun Tuntutan yang di sampaikan oleh FORUM PERGERAKAN MAHASISWA SULAWESI – SELATAN ( FPM SUL – SEL )  yaitu:
1. Meminta KEJATI SUL-SEL untuk segera memeriksa Kepala Dinas Kesehatan dan DISDIKBUD Kab. Jeneponto.
2. Mendesak KEJATI SUL-SEL untuk segera memeriksa PPK Dinas Kesehatan dan DISDIKBUD karena kuat dugaan telah melakukan Tindak Pidana Korupsi dan Gratifikasi.
3. Tangkap dan Adili seluruh oknum yang terlibat dalam dugaan Tindak Pidana Korupsi di tubuh Dinas Kesehatan dan DISDIKBUD.

Massa Aksi berorasi menggunakan alat pengeras suara. Mereka juga membagikan selembaran pernyataan sikap dan juga membakar ban bekas sebagai bentuk perlawanan atas Kasus Korupsi di Sulawesi – Selatan khususnya di Kabupaten Jeneponto.

(*)