Pembuatan website unlimited murah
Search
Close this search box.
Rakyat Sulawesi Jasa Pembuatan dan penayangan Artikel berita Seo

Nostalgia Gedung Hotel Kolonial Tua di Jakarta

Presidential_Suite seluas 170 meter persegi (Foto; The Hermitage. a Tribute Portfolio, Jakarta)

Gedung-gedung tua identik dengan beragam cerita mistis yang menakutkan. Namun di tangan yang tepat, gedung-gedung tua ini justru terlihat aestetik dan indah.

Salah satu bangunan bersejarah di Jakarta adalah hotel The Hermitage, a Tribute Portfolio, Jakarta. Meski kini terkenal sebagai hotel bintang lima, namun nyatanya, hotel ini memiliki sejarah panjang sebagai hotel yang dibangun di gedung tertua di Jakarta.

Hotel tertua di Jakarta saat ini adalah Hotel Sriwijaya di Jakarta Pusat, sedangkan hotel bintang lima pertama di Jakarta adalah Hotel Indonesia Kempinski. Namun The Hermitage, a Tribute Portfolio, Jakarta ini merupakan hotel yang menempati gedung tertua kedua (setelah Hotel Sriwijaya) di Jakarta.

“Bangunan gedung utama dari hotel ini punya rentang sejarah yang panjang dari 1920-an. Hotel ini awalnya dibangun sebagai kantor telekomunikasi Belanda, The Telefoongbouw,” ungkap Rizky Irvansyah, General Manager The Hermitage, A Tribute Portfolio, Jakarta kepada DestinAsian Indonesia.

“Setelah Belanda meninggalkan Indonesia, gedung ini diubah menjadi pusat pendidikan dan juga sempat menjadi kantor Presiden Pertama Indonesia.”

Baca Juga: The Feast of Dragons, Jamuan Mewah di PA.SO.LA Restaurant

Rizky berkisah, gedung ini juga sempat berubah menjadi gedung Kementerian Kebudayaan dan Pendidikan Indonesia bahkan menjadi Universitas Bung Karno yang dimanage oleh Soekarno Education Foundation.

Setelah itu, gedung ini sempat terbengkalai dalam waktu yang cukup lama.

PT Menteng Heritage Realty akhirnya mengakuisisi gedung ini. Beberapa perbaikan pun dilakukan, namun lantaran sejarahnya, gedung yang menjadi cagar budaya ini pun tak boleh diubah bentuknya. Gedung ini diubah menjadi hotel The Hermitage, A Tribute Portfolio, Jakarta ini pada 2015 lalu.

“Tapi tampak depan ruangannya ini masih sama.Karena masuk ke dalam cagar budaya juga gak bisa kita ubah. Bahkan dari tembok-temboknya atau jendela-jendela itu hanya sedikit perbaikan. Tapi dalam konstruksi dan layout gedungnya itu masih sama.”

Tampilan depan yang dipertahankan sesuai aslinya (Foto; The Hermitage. a Tribute Portfolio, Jakarta)

“Dan seperti ruangan yang ini kami hanya menambahkan sekat-sekatnya aja.”

Dalam perkembangannya, hotel yang juga tergabung sebagai Tribute Portfolio Marriot International ini menambahkan bangunan gedung baru. Dengan catatan, gedung baru ini tidak merusak gedung lamanya.

Dari lobi hotel, nuansa kolonial klasik langsung terasa. Dengan nuansa warna putih cokelat, para tamu akan disambut dengan sebuah patung malaikat besar dan juga gentong tanah liat yang super besar.

Rizky mengatakan, kedua benda tersebut ‘diselamatkan’ bersamaan dengan gedung tersebut. Bukan cuma itu, pegangan tangga melingkar yang megah di bagian tengah ruangan lobi seolah-olah masih ingin memamerkan kemegahan dan kekuatannya meski sempat dimakan zaman.

Di bagian belakang, gedung baru setinggi 9 lantai menjadi ruangan kamar-kamar hotel yang dibuat senada dengan vibe kolonial gedung utama.

Tembok putih dengan lampu tembok yang kuning temaram memperkuat nuansa kolonial, namun karpet bulu tebal yang dibuat bermotif batik kawung memberikan sebuah sentuhan ke-Indonesiaan yang menenangkan.

“Di setiap kamar, sengaja dibuat dengan konsep kolonial dan ada sentuhan white marmernya dan sentuhan furnitur warna kayu. Untuk menambah touch Indonesia di setiap kamar itu ada hiasan-hiasan dari batik. Jadi identity Indonesia itu masih ada.”

Lobi pun juga dipertahankan sesuai bentuk asli (Foto; The Hermitage. a Tribute Portfolio, Jakarta)

Hotel ini memiliki beberapa tipe kamar dari deluxe, junior suite, sampai presidential suite.

“Ukuran kamarnya lumayan besar. Paling kecil yaitu deluxe di 40 meter persegi. Yang paling besar itu presiden suite kita itu 170 meter persegi. Dan konsepnya juga kalau di presiden suite itu lebih ke interiornya kayu-kayu.”

Harga kamar deluxe per malam dibanderol Rp1,6 juta sedangkan presidential suite dibanderol di harga Rp51,6 juta.

Untuk mempertahankan identitasnya, hotel yang disebut Rizky ingin memberikan kesan homey kepala semua tamu ini juga menyajikan hidangan yang didominasi hidangan Indonesia.

“Sekitar 60:40 lah untuk makanan Indonesia. Kami tidak punya banyak outlet, tapi tiap outletnya punya karakteristik. Dan sebagai hotel dengan tamu-tamu dari mancanegara juga, kami tetap harus menyajikan hidangan western, tapi tidak banyak.”

The post Nostalgia Gedung Hotel Kolonial Tua di Jakarta appeared first on DestinAsian Indonesia.

Berita Terkait Lainnya

450738541_445616375019143_572041659532206220_n
diskon
Owners-Suite_780x465-1
Balinese-Wedding-Photoshooting-2-1
kansai-airport-1
IMG-20240529-WA0015
Mengenal Layanan dan Fasilitas Kesehatan di Kota Makassar
Mengenal Layanan dan Fasilitas Kesehatan di Kota Makassar
Apakah Telur Bisa Dikonsumsi Penderita Asam Urat?
Temukan Manfaat Telur Angsa Busuk: Rahasia Mengejutkan yang Harus Anda Ketahui
Memahami Surat At-Taubah Ayat 105: Panduan dan Arti Ayat
Pengertian "Man Jadda Wa Jadda" dan Rahasia Sukses
Manfaat Daun Tapak Kuda : Apotek Alam Yang Tersembunyi
Temukan Manfaat Daun Telang yang Tak Terduga
IMG-20240718-WA0196
Ribuan Masyarakat Muna Sambut Kedatangan Rajiun Tumada-Purnama
CHUPACABRAS
Deklarasi KAMALI Bertajuk Pesta Rakyat Bakal Dihadiri Anas Urbaningrum
Asripan Nani Lantik Pengurus BAZNAS Kotamobagu Periode 2023-2028
Resmi! La Ode Darwin Diusung Partai NasDem Tarung Pilkada Mubar 2024
Yudhianto Mahardika Dapat Dukungan Emak-emak Gemoy dan Kerabat
Bakal Calon Bupati Sumarling Majja Optimis di Pilkada Kolaka Utara
450738541_445616375019143_572041659532206220_n
Belajar Batik Hingga Museum Cokelat, Ini 5 Rekomendasi Wisata Petualangan dan Edukasi yang Seru di Jogja
diskon
Info Diskon Terbaru di Jogja Juli 2024: Adidas Potongan Harga Sampai 70 Persen, Dcrepes Promo Harga Serba Rp 28 Ribu
Owners-Suite_780x465-1
Super Yacth Ritz Carlton Berlayar Arungi Asia Pasifik di Akhir 2025
Balinese-Wedding-Photoshooting-2-1
Romantisme Bulan Madu di Ubud
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Jelang Pitch Black 2024, TNI AU dan Angkatan Udara Australia Gelar Final Planning Conference
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Prabowo Terima Kunjungan Kehormatan Menlu Singapura
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Dugaan Penyebab Tentara AS Meninggal di Hutan Karawang
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Jerman Tangkap Tiga Orang Terduga Mata-mata Cina
Dinas PU Makassar
Dinas PU Makassar
Kontainer Digembok, Warga Butung Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
Kontainer Digembok, Warga Sesalkan Sikap Lurah Butung Kota Makassar
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
8 Proyek Jalan Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar Jadi Temuan BPK
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Jukir Liar di Kota Makassar "Sulit Dibedakan"
Skip to content